Rabu, 09 Januari 2013

“Sungguh anda  merupakan pasangan yang luarbiasa” menyatakan “Ternyata bukan hanya orang tuanya yang luarbiasa,tapi anaknya pun mampu mencuri perhatian seluruh masyarakat Jerman!Sungguh spektakuler!” “Kalau begitu,ayo kita ke kantin,kebetulan aku juga belum sarapan” ajak Alice. “Ya,itu ide yang bagus”
“Mari masuk? Bagai mana liburannya” “Terimakasih abi,Alhamdulillah menyenangkan,apalagi mama dan papa setia menemani liburan” “Waaah,mereka perhatian sekali ya?” “ia,karena jarang bertemu,yaa kami menghabiskan waktu bersama untuk meluapkan kerinduan.Oh ya,papa dan mama titip salam buat Abi dan Ummi.”  
  “Ummi dimana Abi?saya sudah teramat rindu kepada beliau” “Umi sedang olahraga sama Rizqy,mungkin sebentar lagi pulang,ayo sialakan duduk dulu.Abi mau melanjutkan shalat dhuha dulu.Sebentar lagi Mak Isah mengantarkan minumannya” “Tidak perlu repot-repot Abi?” Tidak apa-apa" “Ya ,abi silakan"
“Bagaimana kabarmu bidadari cantik?” aku sangat rindu sama Umi.bagaimana dengan umi?apakah umi sehat?” 

introduction

apa kabar? aku sudah sangat rindu kepadamu.aku juga.kenapa kau sangat lama sekali?maafkan aku karena aku tidak sempat membalas e-mai-email yang kamu kirimkan.aku terlalu sibuk mengurus anak lelakiku yang sakit selama satu bulan.

baiklah,saya akan mencoba menjelaskan masalah ini dengan bahasa Jerman.Ayat yang anda bacakan tadi,itu bersifat umum.jika kita cermati hanya secara tekstualnya,mungkin akan seperti itu,tapi ayat ini dikhususkan,supaya hukum menjadi jelas,yaitu dengan hadis.