Senin, 08 September 2014

What's Love?

APA ITU CINTA?


Al-Hujwiri salah seorang ulama tasawwuf, dalam kitabnya Kasyful Mahjub menjelaskan bahwa cinta berasal dari kata Hibbat, yang berarti benih-benih yang jatuh ke bumi di tengah gurun. Nama Hubb (cinta) diberikan kepada benih-benih gurun tersebut, oleh karena cinta merupakan sumber daripada kehidupan yang adil sebagaimana benih yang merupakan asal tanam-tanaman. Seperti halnya jika benih-benih itu ditebarkan digurun, mereka lantas terpendam dibumi dan hujan jatuh diatasnya dan matahari menyinarinya dan panas serta dingin lewat atasnya, namun benih-benih itu tak terpengaruh oleh perubahan musim, namun tumbuh dan memunculkan bunga-bunga dan memberi buah, dan begitulah cinta. Bila ia telah memilih tempat kediamannya dalam hati mu, tak terganggu oleh kehadiran dan ketakhadiran, oleh suka atau duka, oleh perpisahan atau persatuan..

MASTER of CEREMONY


Pembawa acara atau MC (Master of Ceremony) adalah orang yang membawakan, memandu, atau mengendalikan jalannya sebuah acara. MC yang baik akan membawakan acara dengan baik pula. Ukuran “baik” bagi sebuah acara antara lain berlangsung tepat waktu serta berjalan sesuai dengan rencana dan harapan.

Cara Menjadi Pembawa Acara (MC) 

Ada 10 tips menjadi Pembawa Acara ( Master of Ceremony )

1. Kenali acara Anda. Kunci menjadi MC yang baik adalah percaya diri. Mengetahui apa yang terjadi –dan dengan begitu Anda akan tahu apa yang harus dibicarakan– adalah segalanya. Pelajari nama, tema, susunan, tujuan, pengisi acara, dan undangan atau yang akan hadir.

2. Komunikasi terus dengan panitia acara. Panitia akan memberi tahu jadwal dan susunan acara. Anda pun akan siap. Persiapan Anda akan membuat Anda fokus dalam berinteraksi dengan audiens.

3. Tetap Senyum. Kecuali di acara duka-cita, tetaplah senyum selama membawakan acara. Senyum akan menunjukkan bahwa Anda rileks, nyaman, dan senang. Jika Anda ingin audiens senang, Anda harus memberi contoh. Ingatlah nasihat klasik tentang berbicara di depan umum –bayangkan tiap orang di hadapan Anda hanya menggunakan celana dalam. Imagine everyone in the crowd is in their underwear!

4. Jangan lupa: tugas utama Anda adalah berbicara kepada kerumunan (orang banyak). Anda harus selalu memberi informasi kepada mereka tentang acara yang akan dan sedang berlangsung. Anda juga harus mampu memberi waktu persiapan bagi yang akan tampil mengisi acara.

5. Pelajari detail acara. Jangan sampai tampil sebagai MC dengan “kepala kosong”, tidak punya gambaran apa pun tentang acara yang dibawakan. Pelajari tema, lakukan riset data tentang topik dan pengisi acara. Itu akan menjadi bahan baku materi pembicaraan Anda sebagai MC.

6. Jangan berhenti ketika terjadi kesalahan. Kadang-kadang orang berkata salah karena mereka gugup. Jangan stres dan jalan terus. Move on!

7. Try to be (funny)
Coba sampaikan humor. Tidak ada yang suka host yang membosankan. Berusahalah tertawa sesekali dan sampaikan humor, joke, atau candaan untuk menghangatkan suasana.

8. Arahkan pandangan mata kepada sesuatu atau berpikirlah tentang sesuatu yang membuat Anda tidak gugup. Tatap dinding atau jam dan berbicara kepada mereka membuat Anda tidak akan gugup.

9. Slow down
 with your words. Pelan-pelan bicaranya! Jika Anda berbicara terlalu cepat, audiens tidak akan mengerti perkataan Anda.  So slow down when you are talking!.

10. Ajukan pertanyaan yang bisa dijawab audiens. Terutama anak-anak muda yang akan menjawab “ya” atau “tidak” jika Anda tanya. Itu akan membuat mereka fokus dan tidak mengabaikan Anda. (www.komunikasipraktis.com).*

Tips
·         Senyum. Anda harus tampak senang berada di sana.
·         Percaya diri
·         Dapatkan detail dan informasi tentang orang/aksi yang akan Anda perkenalkan.
·         Lakukan persiapan, tapi jangan sampai nada bicara Anda seperti membaca naskah.
·         Jangan terlalu serius. Miliki rasa humor dan “crack a joke”.
·         Jalin hubungan dengan hadirin.
·         Simpulkan apa yang baru saja terjadi.
·         Kenalkan dengan baik penampil atau orang yang akan tampil dengan baik.
·         Buatlah suasana hangat agar hadirin memberi perhatian kepada Anda.


KIAT KIAT MENJADI MODERATOR

PANDUAN MENJADI MODERATOR

Persiapan sebelum hari-H

1. Pelajari material setiap sesi.

Mau cara yang gampang, minta panitia untuk kirimkan handout dari setiap pembicara. Tapi ada kalanya (sering bahkan) handout ini tidak bisa diterima hingga hari H. Maka tempuh alternatif lain: Anda bisa lakukan riset di internet. Dengan cara ke-2 ini, Anda tetap harus setidaknya membaca beberapa bagian dari handout/slide begitu Anda tiba di lokasi acara. Pengetahuan tentang materi yang akan disampaikan akan membantu Anda:
  • Membuat preview dan kata-kata pembuka sesi yang berbobot dan tidak kacangan. Jika narasumber yang hadir adalah orang2 terpilih, tak ada salahnya Anda juga tampil smart dan well-informed.
  • Ngobrol dengan narasumber ketika mereka hadir di lokasi sebelum acara berlangsung. Pengetahuan Anda tentang apa2 yang akan mereka bawakan tidak hanya akan membuat hubungan Anda jadi lebih cair, namun juga membuat sang narasumber berikan apresiasi kepada Anda atas pemahaman atau minimal ketertarikan yang Anda punya atas materi yang akan dia bawakan.

2. Pilih busana baik-baik

Jangan pakai baju warna kinclong atau apapun yang mencolok. Itu akan membuat Anda tampak lebih menonjol ketimbang sang pembicara. Dalam acara di mana Anda jadi moderator, ingat ingatlah untuk tidak tampak lebih keren secara menonjol ketimbang sang narasumber. Dengan baju yang mencolok apalagi dandan yang berlebihan, itu akan membuat perhatian audience dan pemirsa dokumentasi foto/film menjadi teralihkan secara serius pada Anda. “Yah, klo dasarnya emg keren gimana, dong?”. Iya, tahu. Tapi bagaimanapun, bintangnya adalah mereka para narasumber, sayangnya bukan Anda sang moderator.

3. Persiapkan amunisi dengan baik

Anda sebaiknya bersiap manakala panitia terlalu sibuknya hingga tak sempat siapkan hal-hal remeh untuk kepentingan narasumber. Berikut adalah yang biasa saya siapkan dan bawa pada saat acara:
  • Form kurikulum vitae pembicara. Meskipun panitia biasanya punya, tapi saya lebih suka pake punya sendiri manakala desain & layoutnya lebih keren.
  • Paparan perkenalan diri Anda sendiri, untuk dibacakan oleh MC. Saya lebih menyukai model perkenalan yang sifatnya pemaparan alih-alih berbentuk daftar yang membuat cara pembacaan menjadi kaku. Apapun, sebaiknya ini Anda siapkan sendiri. Normalnya, Anda tak perlu membuat perkenalan yang panjang apalagi sampai melebihi narasumber.
  • Form pertanyaan peserta. Intinya adalah ada slot untuk mengisi nama, asal, dan pertanyaan. Tapi tentu pake kertas kosong pun tak masalah. Intinya Anda harus bawa, dan bukan hanya untuk Anda sendiri, tapi juga untuk narasumber yang bisa jadi tak membawa selembar kertas pun bersama mereka. Akan tampak profesional bila kertas2 yang Anda bawa memiliki kop nama kegiatan. Itu akan membuat Anda (dan panitia) terkesan well-prepared.
  • Surat Cinta untuk memberitahukan batas waktu. Saya biasa menggunakan surat cinta untuk memberitahukan bahwa waktu kurang 15 menit, kurang 5 menit, dan waktu telah habis. Saya cetak di kertas ukuran A5 dg ukuran huruf super besar. Diupayakan pake kertas yang tebal, sedemikian rupa sehingga bila Anda menunjukkannya ke pembicara, kertas tersebut tidak trawang terlihat oleh hadirin. Dan satu lagi, bikin juga surat cinta untuk memberitahu agar narasumber mempersingkat jawabannya (untuk digunakan di sesi tanya jawab).
  • Siapkan juga kertas kosong ukuran kecil (misal A5 bagi dua) untuk surat-suratan dengan panitia, yakni manakala Anda memanggil panitia ke meja Anda.
  • Dan juga siapkan ballpoint, untuk Anda dan juga jaga-jaga buat narasumber (bisa minta ke panitia sebelum Anda maju ke depan).

Aktivitas Moderator pada Hari-H

Urutan aktivitas seorang moderator adalah sebagai berikut
1) Moderator harusnya hadir jauh sebelum acara dimulai. Bukan dadakan. Dengan demikian, moderator bisa turut menyiapkan perangkat atau memastikan ketersediaan alat dan bahwa itu semua berfungsi
  • Meja dan kursi pembicara di depan
  • Kursi pembicara yang tidak sedang berbicara
  • Pengeras suara
  • LCD proyektor
2) Moderator “membriefing” panitia, sebelum acara dimulai, untuk perihal-perihal sebagai berikut:
  • Minta kurikulum vitae; siapkan/bikin sendiri juga, just in case
  • Kalo air minum dari moderator atau narasumber habis, minta ke panitia agar langsung saja ganti dengan yang baru
  • Ingatkan agar panitia memberikan minum/makanan dari sebelah kanan belakang
  • Tunjuk/kenali panitia yang mengoperasikan perangkat elektronik misal sound system dan slide
  • Buat kesepakatan komunikasi dengan panitia, terutama bila Anda butuh bantuan hingga membutuhkan panitia untuk maju ke depan menghampiri Anda
3) Saat Pembicara memasuki ruangan, siapkan tempat duduk sejak awal. Bilang ke panitia untuk mengkhususkan kursi tertentu, dijaga agar tidak diduduki oleh peserta yang datang terlebih dulu. Narasumber bisa diantar oleh panitia acara untuk kemudian diperkenalkan kepada moderator.
4) Moderator memperkenalkan diri kepada narasumber
5) Pembicara mengisi kurikulum vitae. Siapkan ballpoint, just in case. Namun sebelumnya, tanyakan apakah pembicara memiliki kurikulum vitae yang dibawa sendiri dari rumah. Tanyakan bagaimanakah dia sang pembicara ingin diperkenalkan. Bisa jadi dia punya pencapaian atau prestasi atau informasi apapun yang belum terdapat di form CV. Bisa jadi juga dia sudah menyiapkan CV yang amat panjang -misal 6 halaman- dan dia punya arahan terkait mana-mana saja yang perlu dibacakan. Intinya, buat sang pembicara senang atas bagaimana dia diperkenalkan.
6) Setelah pembicara rampung mengisi CV, moderator melakukan koordinasi dengan pembicaraterkait:
  • CV pembicara. Bacalah CV yang telah ditulis pembicara. Pastikan Anda bisa membaca semua tulisan yang ada. Jika ada yang tak jelas, langsung tanyakan, jangan sampai ada kejadian Anda terbata-bata atau kelihatan bingung ketika sedang membaca CV. Yang paling utama, jangan sampai Anda salah mengeja nama pembicara. Terutama untuk nama dengan ejaan lama dan yang memiliki huruf o atau e (untuk orang jawa).
  • Kisi-kisi materi, dikonfirmasikan lagi tentang apa yang akan moderator sampaikan sebagai pengantar. Terkadang apa yang disampaikan narasumber berbeda dengan apa yang sudah jadi arahan panitia. Maka hal ini harus dikomunikasikan dengan baik.
  • Kesepakatan masalah waktu. Informasikan berapa waktu total yang dimiliki pembicara atau bahkan setiap pembicara. Jika acara ternyata molor, maka sampaikan juga modifikasi jadwalnya.
  • Pemberitahuan manakala waktu habis. Sampaikan bagaimana Anda akan mengkomunikasikan habisnya waktu kepada pembicara. Tunjukkan contoh “surat cinta” yang akan Anda sodorkan kepada mereka.
  • Tanyakan tentang penyiapan laptop; mau minta dipasangkan atau lebih suka pasang sendiri? Termasuk juga sistem audio yang nyambung ke laptop. Lalu tanyakan, apakah butuh bantuan operator untuk slide?
  • Jangan paksa narasumber untuk banyak berbicara. Pahami bahwa banyak pembicara/narasumber yang butuh membentuk konsentrasi dan mengondisikan diri sebelum mereka maju ke panggung. Jikapun mereka mengajak Anda ngobrol, jangan obrolkan hal-hal yang tidak relevan dengan apa yang akan dia sampaikan.
7) Masuk acara Pembukaan: pembacaan agenda acara oleh MC, sambutan-sambutan, dan apapun yang masuk pada prosesi pembukaan kegiatan. Sebagai moderator, Anda sebaiknya duduk manis memperhatikan. Siapapun yg memberi sambutan, pastinya adalah orang penting yg berharap Anda juga turut memperhatikan dia berbicara.
8 ) MC menyerahkan acara kepada Anda sebagai Moderator, setelah sebelumnya memperkenalkan. Gunakan dokumen perkenalan diri sesuai amunisi yang telah Anda siapkan.

9) Sesi Pertama
  • Ucapkan salam setelah sebelumnya menebarkan senyum kepada hadirin. Dan ketika mengucapkan salam, pastikan Anda memandang hadirin, jangan menunduk melihat naskah/meja.
  • Memberikan pengantar materi, misal mengapa kok materi yang akan disampaikan penting untuk dimunculkan di acara ybs.
  • Apa yang diharapkan dari peserta
  • Mengundang pembicara ke depan
  • Memperkenalkan pembicara
  • Mempersilahkan pembicara mulai berbicara
  • Mengingatkan lagi masalah waktu tanpa perlu terdengar di mike
  • Ketika sudah selesai, berikan komentar/review singkat tentang apa yang baru disampaikan
10) Sesi Kedua, ketiga, dan seterusnya. Apa yang dilakukan adalah memberi simpulan atau mencuplik sedikit bagian dari paparan yang baru saja disampaikan
“Menarik sekali apa yang disampaikan oleh Bapak/Ibu. Jadi ternyata … . Nah, baik. Sekarang, marilah kita beranjak pada pemaparan ke-2 yang akan disampaikan oleh yang terhormat Bapak/Ibu ….
11) Pada Sesi Diskusi
  • Memberi kesempatan peserta bertanya setelah sebelumnya mensosialisasikan berapa banyak termin yang tersedia, dan berapa penanya di setiap terminnya. Sekalian juga Anda sampaikan aturan main semisal keharusan untuk mengacungkan tangan, lalu menyebutkan nama dan asal sebelum bertanya, serta batasan jumlah pertanyaan yang boleh diajukan setiap orang.
  • Menegaskan; yang disampaikan peserta tu pertanyaan atau pernyataan
  • Membantu peserta dalam merumuskan pertanyaan. Beneran, banyak sekali peserta yang bingung-bingung sendiri ketika bertanya.
  • Memotong dan meringkas pertanyaan bila terlalu panjang
  • Memancing pertanyaan dengan mengajukan frasa-frasa yang menggiring pada pertanyaan.
  • Menegaskan dan mengulang pertanyaan, entah sekedar untuk memastikan seluruh peserta mendengar (manakala mike untuk peserta tidak tersedia) atau untuk mengingatkan lagi ketika narasumber hendak menanggapinya.
12) Kesimpulan dan Penutup. Ada kalanya kesimpulan tidak diperlukan jika memang forum/acaranya tidak dimaksudkan untuk membuat atau menuju ke arah simpulan tertentu. Yang wajib Anda sampaikan adalah poin-poin penting dari apa-apa yang telah disampaikan narasumber dan juga berdasarkan hasil sesi diskusi.
13) Pemberian kenang-kenangan. Untuk ini, Anda bisa bantu narasumber untuk memposisikan dirinya berdasarkan urutan tertentu di tempat pemberian kenang-kenangan. Bagaimana Anda tahu urutannya? Tentu saja karena Anda sebelumnya telah ngobrol dengan panitia tentang ini.


14) Foto bersama. Baik sekali bila Anda berada di tengah-tengah para narasumber. 

Sabtu, 06 September 2014

OPEN OUR EYES ( MAHER ZAIN)

Maher Zain

RENUNGAN DARI PARA SUFFI

RENUNGAN, MUHASABAH
Jika Allah membukakan untuk mu pintu sholat malam, jangan kau memandang orang yang tidur dengan pandangan merendahkan. Jika Allah membukakan untuk mu pintu puasa, jangan kau memandang orang yang tak berpuasa dengan pandangan merendahkan. Jika Allah membukakan untuk mu pintu jihad, jangan kau memandang orang yang tak berjihad dengan pandangan merendahkan. Bisa saja orang yang tidur, yang tak berpuasa dan yang tak berjihad lebih dekat kepada Allah ketimbang dirimu. Engkau berpagi hari bangun dari tidur lalu menyesal, itu lebih baik daripada berpagi hari dalam keadaan terjaga lalu berbangga. Karena orang yang sombong, amalannya tidak akan naik ke sisi Allah SWT.
Kitab Madarijus Salikin juz 1 halaman 177..

VISI & MISI STIA YPPT PRIATIM TASIKMALAYA



VISI & MISI STIA YPPT PRIATIM TASIKMALAYA


VISI

"Menjadi pusat pendidikan dan penelitian Ilmu Administrasi yang unggul dikawasan Priangan Timur" 


MISI

1. Menyelenggarakan pendidikan dalam bidang Ilmu Administrasi untuk menghasilkan kualitas lulusan yang mampu memadukan ilmu, teknologi dan seni serta mengaplikasikannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atas dasar kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bertanggungjawab sosial dalam kepentingan masyarakat.
3. Membekali dan memantapkan setiap mahasiswa agar menjadi mahasiswa yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki jiwa pengabdian serta tanggungjawab serta disiplin yang tinggi.
4. Meningkatkan kemitraan dengan Pemerintah Daerah dan organisasi lainnya baik ditinjau dari kualitas maupun kuantitas. 


Jumat, 05 September 2014

RENUNGAN HIDUP 1

Sebagai manusia kita telah diamanati oleh Allah SWT dengan sebuah tanggung jawab yang telah tersurat dalam Q.S al-Baqarah:30 bahwa manusia diciptakan -Nya sebagai pemimpin dimuka bumi.
Namun dalam proses kehidupan pun manusia menemukan berbagai paradigma yang terkadang tidak sesuai dan tidak sejalan dengan karakter, maupun pembawaan jiwanya, bahkan idealismenya. Hal inilah dimana manusia menghadapi berbagai tekanan, tantangan dan ujian. Seberapa besar kita kuat untuk bertahan, seberapa bisa kita beradaptasi dan tetap solid tanpa adanya pertentangan dan konflik (anarkisme), bahkan sikap diskriminasi, sehingga menjadi pribadi yang dewasa yang menjungjung tinggi nilai-nilai toleransi dan jiwa sosial sehingga terciptanya kerukunan dan kedamaian ditengah-tengah heterogenitas umat manusia. (21:22 WIB, Sep 5, 2014)

Hidup memang perlu keberanian dan pengorbanan, JUGA RISIKO YANG SELALU MEMBAYANG-BAYANGI . sEBERAPA KUAT KITA MERINTANGI BERBAGAI UJIAN DAN TANTANGAN?sEBERAPA BESAR KITA BERKORBAN DAN BERSABAR MENERIMA KENYATAAN?
 
Sesungguhnya kita adalah Milik-Nya, dan hanya kepada-Nya lah kita akan kembali.
Amal apakah yang sudah kita persiapkan untuk menghadap-Nya?

Kamis, 04 September 2014

My Friends Testimony of Life

Gambaran Orang-Orang di Jaman Modern

Mereka menganggap bahwa Dosa adalah Sahabat bagi para manusia
biadab, neraka akan menjadi tmpat bangkai para pendosa dan kitab tak bertuhan membuat mereka tersesat sehingga mereka menganggap bahwa TUHAN TELAH MATI
Mengapa mereka berani bilang seperti itu?
Karena mereka telah menemukan Tuhan tuhanj baru yang mereka anggap tuhan tuhan yang baru itu lebih mampu memenuhi kebutuhan mereka.
Dan kebanyakan orang-orang dijaman sekarang menganggap bahwa mereka memiliki tuhan masing-masing untuk dirinya sendiri
( Rezza Bhakti Permana(Empleu)& Ridho Aris (Bolot) , Rocker Idealizm)

HAPPINESS
"Kebahagiaan adalah jerih payah dari kesyukuran terhadap diri kita" 
( Hermansyah Putera (MASCOT)) - The Love's Hoper)

THE LOVE
Cinta itu seperti angin, 
tak bisa dilihat namun hanya bisa dirasakan
(Ridho Aris (Bolot)-The Rocker Fanatic)


FAITH & TRUST
"Keyakinan ... harus dikuatkan dengan alasan... Ketika keyakinan jadi buta, dia akan mati" " Sabar berarti siap menderita" 

( Fikri Fauzi"Abud" The Lover Anarchy)


Hal yang Tersulit dalam Hidup

Hal yang sulit untuk ditinggalkan dalam hidupku meski aku tahu bahwa ini salah 
 Kadang aku bertanya kepada Allah, kenapa aku termasuk dalam bagian orang-orang yang minoritas salah dan langka dalam diri seseorang.
Cukup sampai disini saja. Aku ingin hidup normal selayaknya yang lain tapi entahlah sampai kapan?? Dari hati yan terdalam bahwa aku sadar, namun ketika untuk mencba meninggalkannya, "rasa itu" selalu datang dan menghampiriku. Apa ini yang namanya akdir atau bukan?
Jika dibilang takdir kenapa hidupku salah, jika bukan kenapa sulit mejauhinya?
Sekarang cuman bisa berharap dan doa, ou ya satu lagi berusaha.
Hanya kepada Engkau-lah ku serahkan semuanya, yang terpenting saat ini nkiat saya untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik kedepannya.

--- Positif---

(Ridwan "Patua" Syam)

 

OK, See you other time,,, always update @ ibnumusthafaelahmed.blogspot.com


ARTI FILOSOFIS LAMBANG/LOGO STIA YPPT PRIATIM TASIKMALAYA

ARTI FILOSOFIS LOGO STIA YPPT PRIATIM TASIKMALAYA



A.                 ELEMEN – ELEMEN LAMBANG
1.      Lambang STIA Tasikmalaya dirumuskan sebagai:
a.       Citra ( Gambaran bentuk, motif ) sebuah Perisai berbentuk segi lima yang didalamnya terlukis;
b.      Citra Pohon Beringin;
c.       Citra bunga Teratai;
d.      Citra Senjata Tradisional Kujang (Kudi Hyang);
e.       Citra Bintang;
2.      Apabila dipandang perlu, diantara komposisi Citra (b), (c) dan (e) dengan garis pinggir dapat ditulis dengan nama perguruan tinggi, yaitu “SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI.”
3.      Setiap elemen yang terdapat dalam lambang STIA Tasikmalaya masing-masing mempunyai historis, arti simbolik – filosofi Citra dan arti simbolik warna tertentu yang utuh sistematik dan mandiri.
B.                 ARTI HISTORIK
1.      PERNYATAAN “16” yang dilukiskan dengan “enam belas” helai akar gantungan pada citra pohon beringin adalah arti yang menyatakan tanggal 16.
2.      Pernyataan “2” Yang dilukiskan dengan dua buah senjata pusaka tradisional kujang (Kudi Hyang) adalah arti yang menyatakan bulan kedua atau “februari.”
3.      Pernyataan “74” yang dinyatakan dengan “tujuh” helai kelopak bungateratai (dibagian atas) yang bertumpu pada “empat” helai kelopak lainnya (dibagian bawah) adalah arti yang menunjukkan tahun 1974.
4.      Tanggal 16 februari 1974 adalah hari jadi Akademi Ilmu Manajemen Tasikmalaya, yaitu Perguruan Tinggi yang merupakan Embrio STIA Tasikmalaya.
C.                 ARTI SIMBOLIK FILSAFAT CITRA
1.      Arti Simbolik – Filosofi Perisai
Perisai dalam lambang ini dikonsepsikan sebagai totalitas wujud almamater, yaitu:
*      Yang didalamnya terbina secara dinamik suatu persatuan dan kesatuan masyarakat ilmiah yang harmonis, selaras dan seimbang.
*      Sehingga merupakan tatanan iklim yang kondusif bagi penerapan konsepsi wawasan almamater.
*      Dalam upaya maksimalisasi atau optimalisasi pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
2.      Arti Simbolik – Filisofi Pohon Beringin
Pohon beringin dalam lambang ini dikonsepsikan sebagai kristalisasi dari hakikat makna, jiwa dan daya kepemimpinan, kemandirian dan keteladanan yang dimiliki oleh sosok “ratu” yang bijaksana (Ratu = Nayaka, Pemimpin, Leader) makna ini mengisyaratkan bahwa STIA Tasikmalaya adalah Sumber kebijaksanaan, Keteladanan dan pengayom masyarakat.
3.      Arti Simbolik – Filosofi Bunga Teratai
Bunga teratai dalam lambang ini dikonsepsikan sebagai kristalisasi dari hakikat makna, jiwa dan daya kemampuan akademik yang tinggi sebagaimana dimiliki oleh sosok “Ganeca” sejati (Ganeca = ganesha, tokoh ilmu pengetahuan), makna ini mengisyaratkan bahwa STIA Tasikmalaya adalah sumber ilmu pengetahuan dan teknologi yang pada gilirannya merupakan sumber kebudayaan nasional paripurna.

4.      Arti Simbolik – Filisofi Senjata Tradisional Kujang
*      Senjata Tradisional Kujang dikonsepsikan sebagai dari hakikat makna dan daya keperwiraan serta kecantikan yang dimiliki oleh sosok “Yoda" (Yoda = ksatria, patriot, pemuda pemberani yang berjiwa pahlawan), makna ini mengisyaratkan bahwa STIA Tasikmalaya adalah sumber perjuangan pengabdian dan semangat pembangunan yang tak berkesudahan. Selain itu makna  ini menunjukkan profesionalitas yang tinggi sehinga bukan saja mencerminkan keahlian, kesanggupan membangun dirinya sendiri tetapi juga membangun masyarakat dan lingkungan. Dengan kata lain, makna mencerminkan ilmu pejuang dan pejuang ilmuan.
*      Senjata pusaka tradisional kujang dalam lambang ini masing-masing mempunyai tiga buah mata atau lubang, yaitu simbol yang mengisyaratkan bahwa almamater senantiasa menjunjung tinggi Dharma perguruan tinggi.
5.      Arti Simboli – Filosofis Bintang
*      Bintang dalam ini dikonsepsikan kristalisasi hakikat jiwa dan daya yang dimiliki oleh sosok “Resi” yang agung (Resi=agamawan, rohaniawan, ulama). Makna ini mengisyaratkan bahwa STIA Tasikmalaya adalah sumber kesucian, kebenaran dan keimanan serta ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
*      Bintang dalam lambang ini dikonsepsikan sebagai restalitas wujud wujud masyarakat adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Makna ini mengisyaratkan bahwa STIA Tasikmalaya dalam menjalankan kedudukan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawabnya senantiasa mengacu pada tujuan, misi dan tujuan pembangunan nasional berdasarkan hasil ketetapan MPR RI yang menurut hukum yang berlaku.
D.                ARTI SIMBOLIK – FILOSOFI WARNA
*      Arti Simbolik – Filosofi Warna Kuning
Warna kuning dalam lambang ini digunakan sebagai petaka (pataka) adalah warna yang melambangkan keagungan, keluluhan, dan budi pekerti serta kejayaan dan gairah/semangat untuk selalu maju dan berkembang terus.
*      Arti Simbolik – Filosofi Warna Kuning
Warna hijau dalam lambang ini digunakan untuk warna pohon beringin, adalah warna yang malambangkan harapan dan keselarasan hidup,
Kesuburan dan kemakmuran kesjahteraan lahir dan batin yang sempurna serta melambangkan kehidupan yang tenang, tentram dan abadi.
*      Arti Simbolik – Filosofi Warna Putih
Warna putih dalam lambang ini digunakan untuk warna bunga teratai dan bintang adalah warna yang melambangkan kebijaksanaan , kesucian dan perdamaian hakiki serta kesetiaan cinta kasih dan pengabdian yang sejati.
*      Arti Simbolik – filosofi Warna Merah
Warna merah dalam lambang ini digunakan untuk senjata kujang, adalah warna yang melambangkan keberanian, kemandirian dan kemajuan serta semangat pembangunan tiada henti.
*      Arti Simbolik – Filosofi Warna Hitam
Warna hitam adalah lambang yang digunakan untuk warna huruf pada kalimat “SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI TASIKMALAYA” dan garis pinggir prisai adalah warna yang melambangkan kesempurnaan dan keteguhan, keperkasaan dan kemenangan dalam melaksanakan amal ilmiah serta menegakan, membela dan melindungi kebenaran.


E.                  HAKIKAT DASAR
            Secara keseluruhan, lambang Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tasikmalaya mempunyai kesimpulan sebagai berikut :
            Pemimpin bijaksana yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa paripurna dalam ilmu dan santika dalam kerja, serta berkemampuan tinggi sebagai insan akademik dalam membangun dan mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata materil dan spiritual berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
            Atau dengan lebih singkat keseluruhan makna Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tasikmalaya menunjukan eksistensi dari suatu sosok “insan akademik yang paripurna dari Pancasila Sejati”.